Berita OlahragaBerita Kotamobagu

Totabuan Champions League 2026 Hadirkan Maskot Bojo Disetiap Laga 

Sulutplus.News - 

×

Totabuan Champions League 2026 Hadirkan Maskot Bojo Disetiap Laga 

Sebarkan artikel ini
Ketua Askot PSSI Kotamobagu dengan kaos putih berdiri di samping maskot resmi Totabuan Champions League (TCL) 2026. Di sisi kanan, Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib mengenakan kaos hitam, bersama-sama menunjukkan dukungan atas peluncuran maskot “Bojo” yang akan memeriahkan turnamen di Stadion Nunuk Matali.
Ketua Askot PSSI Kotamobagu dengan kaos putih berdiri di samping maskot resmi Totabuan Champions League (TCL) 2026. Di sisi kanan, Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib mengenakan kaos hitam, bersama-sama menunjukkan dukungan atas peluncuran maskot “Bojo” yang akan memeriahkan turnamen di Stadion Nunuk Matali.

Ringkasan Berita:

  • TCL 2026 Hadiah Rp300 Juta digelar Juli di Stadion Nunuk Matali.
  • Maskot Bojo hadir menghibur penonton dan promosikan sportivitas.
  • Askot PSSI Kotamobagu apresiasi inovasi sportainment sebagai standar baru turnamen lokal.

KOTAMOBAGU – Turnamen sepak bola bergengsi Totabuan Champions League (TCL) 2026 akan digelar Juli mendatang di Stadion Nunuk Matali, Kotamobagu.

Selain memperebutkan total hadiah Rp300 juta, panitia menghadirkan maskot resmi bernama Bojo sebagai warna baru kompetisi.

Baca Juga:  Diduga Gelapkan Uang Penumpang Rp20 Juta, Pria Asal Gorontalo Diamankan Resmob Polres Kotamobagu 

Karakter jenaka ini akan menyapa penonton di setiap laga, memperkuat unsur hiburan sekaligus mengampanyekan sportivitas.

Ketua Askot PSSI Kotamobagu, Michael Solat Bibisa, menyambut positif terobosan tersebut.

Menurutnya, kehadiran Bojo membawa atmosfer industri sepak bola modern ke tingkat regional Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Michael menilai Bojo sebagai langkah strategis menghidupkan konsep sportainment di sepak bola daerah.

Baca Juga:  Bermodal Proyek Fiktif, Mantan Pimpinan DPRD Kotamobagu Diduga Tipu Konstituen Ratusan Juta

“Kami sangat mengapresiasi inovasi menghadirkan Bojo di setiap laga. Ini langkah luar biasa untuk menghidupkan sisi hiburan di turnamen lokal kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, sepak bola harus menjadi ruang rekreasi yang aman dan nyaman. Maskot di stadion diharapkan mampu mereduksi ketegangan antar-suporter.

“Bojo akan membuat atmosfer stadion lebih ceria, ramah untuk anak-anak dan keluarga, sekaligus menjadi standar baru bagi kompetisi di BMR,” kata Michael.

Baca Juga:  Kasat Lantas Kotamobagu Gencarkan Program “Zero Knalpot Brong”

Di tengah tensi pertandingan, Bojo diproyeksikan menjadi pencair suasana. Maskot ini akan berinteraksi dengan penonton hingga melayani sesi foto bersama.

Dengan hadiah ratusan juta rupiah dan konsep hiburan matang, TCL 2026 diprediksi mencetak standar baru manajemen turnamen sepak bola di Sulawesi Utara.