KOTAMOBAGU – Kompetisi sepak bola Totabuan Champions League (TCL) 2026 di Bolaang Mongondow Raya (BMR) kian memanas.
Pertandingan penyisihan Grup B yang mempertemukan Persin Sinindian melawan Dam FC Tambun di Stadion Nunuk Matali, Kamis, 9 Juli 2026 diprediksi berjalan sengit.
Kedua tim dipastikan menurunkan skuad terbaik demi mengamankan poin penuh.
Laga ini menarik perhatian karena menjadi panggung pembuktian bagi sederet pemain profesional dari kompetisi tertinggi nasional.
Di kubu Persin Sinindian, sejumlah nama besar siap diturunkan sejak menit awal.
Tim ini mengandalkan pemain berpengalaman seperti Wahyudi Hamisi, Hariyanto Panto, dan penjaga gawang Mario Londok yang pernah merasakan atmosfer Liga 1 dan Liga 2 Indonesia.
Sementara itu, Dam FC Tambun datang dengan modal kekompakan tim yang solid.
Tim asal Dumoga ini diperkuat oleh mayoritas pemain Persma 1960 yang belum lama ini berkompetisi di Liga 4 Nasional, sehingga menjadi salah satu kandidat kuat juara.
Ketua Askot PSSI Kotamobagu, Michael Solat Bibisa, menjelaskan bahwa TCL 2026 memang didesain dengan konsep yang berbeda dari turnamen lokal biasanya.
Kompetisi bergengsi ini hanya melibatkan delapan tim pilihan dengan reputasi kuat di wilayah BMR.
Menurut Michael, pembatasan jumlah tim ini bertujuan untuk menjaga kualitas kompetisi.
Setiap klub yang berpartisipasi mampu menghadirkan materi pemain berkualitas agar setiap pertandingan berlangsung kompetitif dan menghibur.
Sebelumnya pada laga pembuka Grup A, Bonawang FC sukses mengamankan kemenangan perdana.
Mereka mengalahkan Putra Jaton Ikhwan dengan skor meyakinkan 2-0, yang sekaligus membuka persaingan ketat di turnamen ini.
Melihat komposisi pemain yang berimbang, hasil pertandingan antara Persin Sinindian dan Dam FC Tambun sulit diprediksi.
Pecinta sepak bola di wilayah Bolaang Mongondow Raya diharapkan hadir langsung di stadion untuk menyaksikan duel taktis berintensitas tinggi ini.







