KOTAMOBAGU – Pertandingan leg pertama babak semifinal Totabuan Champions League (TCL) 2026 menghadirkan drama enam gol.
Burako Alason FC dan ZM FC Bolsel harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 3-3 di Stadion Nunuk Matali, Kotamobagu, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Laga berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Kedua tim sama-sama tampil menyerang dan saling memberikan tekanan sehingga pertandingan berjalan menarik hingga peluit panjang dibunyikan.
Burako Alason FC langsung membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan satu menit. Hobni Hontong sukses mencatatkan namanya di papan skor dan membawa timnya unggul cepat 1-0.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. ZM FC Bolsel mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-31 melalui Ali Koroy.
Gol tersebut membuat pertandingan kembali berlangsung terbuka karena kedua tim terus berupaya mencari gol tambahan.
Menjelang turun minum, intensitas pertandingan semakin meningkat. ZM FC Bolsel berbalik unggul setelah Anto Tampilang mencetak gol pada menit ke-45+4.
Tidak ingin tertinggal saat memasuki ruang ganti, Burako Alason FC merespons cepat melalui Vano Sumala yang mencetak gol penyeimbang pada menit ke-45+6. Babak pertama pun berakhir dengan skor imbang 2-2.
Babak Kedua Berlangsung Ketat
Memasuki babak kedua, kedua tim tetap mempertahankan tempo permainan. ZM FC Bolsel kembali unggul pada menit ke-52 melalui Mbuka Vincent yang memanfaatkan peluang di depan gawang.
Tertinggal satu gol membuat Burako Alason FC meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah pergantian pemain dilakukan kedua pelatih untuk menjaga keseimbangan permainan sekaligus menambah daya gedor masing-masing tim.
Usaha Burako Alason FC akhirnya membuahkan hasil menjelang pertandingan berakhir. Herdin Dalie mencetak gol pada menit ke-90 dan mengubah skor menjadi 3-3. Gol tersebut sekaligus menyelamatkan Burako Alason FC dari kekalahan pada leg pertama semifinal.
Diwarnai Sejumlah Pergantian Pemain
Selain menghadirkan enam gol, pertandingan juga diwarnai sejumlah pergantian pemain dari kedua kubu.
Burako Alason FC memasukkan Saiful Hippi, Rizel, Riski, dan Riswandi Bahar untuk menambah energi di babak kedua. Sementara ZM FC Bolsel juga melakukan rotasi pemain dengan memasukkan Robinson, Agu Esa, Faturrahman, dan Murdana guna menjaga ritme permainan.
Berdasarkan ringkasan laporan pertandingan, wasit yang memimpin laga adalah Tommy Mangkepoh, sedangkan pengawas pertandingan tercatat Zisman Damopolii.
Leg Kedua Jadi Penentu
Hasil imbang 3-3 membuat peluang kedua tim menuju partai final masih sama terbuka. Tidak ada tim yang mampu mengamankan keunggulan pada leg pertama sehingga penentuan tiket ke final TCL 2026 akan ditentukan pada pertandingan leg kedua.
Dengan materi pemain yang dimiliki kedua tim serta performa yang sama-sama impresif pada pertemuan pertama, laga leg kedua diperkirakan kembali berlangsung sengit dan menjadi tontonan menarik bagi pecinta sepak bola di Bolaang Mongondow Raya (BMR).












