KOTAMOBAGU – Turnamen Totabuan Champions League (TCL) 2026 sore ini menyajikan laga hidup mati di Grup B.
DAM FC Tambun akan menantang pemuncak klasemen sementara, Bintang Muda Matali (BMM), di Lapangan Nunuk Matali, Kelurahan Matali, Kota Kotamobagu, Jumat, 17 Juli 2026.
Pertandingan penentu yang dijadwalkan memulai sepak mula (kick-off) pada pukul 15.15 WITA ini menjadi kesempatan terakhir bagi DAM FC Tambun.
Klub yang diarsiteki oleh pelatih Glen Poluakan tersebut wajib mengamankan kemenangan mutlak jika ingin menjaga asa lolos ke fase grup kedua.
Langkah DAM FC Tambun untuk melaju ke babak berikutnya terhitung berat setelah menelan dua kekalahan beruntun pada laga sebelumnya.
Kekalahan dari Persin Sinindian dan ZM FC Bolsel memaksa tim ini terbenam di posisi juru kunci tanpa raihan poin.
Pelatih Glen Poluakan kini harus meramu strategi terbaik agar anak asuhnya mampu tampil lepas.
Skuad DAM FC Tambun diprediksi akan bermain tanpa beban demi menjaga harga diri tim sekaligus memburu tiga poin pertama mereka.
Di kubu berseberangan, Bintang Muda Matali menatap laga pamungkas ini dengan kepercayaan diri tinggi.
Bertindak sebagai tuan rumah di hadapan publik sendiri, BMM mengusung misi besar untuk menyapu bersih seluruh laga fase grup dengan kemenangan.
Tim racikan BMM diprediksi langsung menerapkan strategi bermain terbuka dan menyerang sejak menit awal.
Target mereka adalah mengunci status juara Grup B dengan poin sempurna demi memuluskan langkah ke babak selanjutnya.
Di atas kertas, BMM lebih diunggulkan berkat kedalaman materi pemain yang dinilai lebih unggul ketimbang sang lawan.
Namun, status unggulan dan dukungan penuh suporter tuan rumah tidak boleh membuat BMM lengah terhadap motivasi bangkit dari DAM FC Tambun.
Bagi masyarakat dan pencinta sepak bola di wilayah Totabuan yang ingin menyaksikan langsung duel sengit ini, panitia pelaksana telah membuka penjualan tiket di lokasi.
Tiket reguler per pertandingan dibanderol seharga Rp15.000, sedangkan untuk tiket terusan seluruh turnamen dijual seharga Rp175.000.












