Berita Nasional

Pemusnahan Amunisi di Garut: 9 Warga Sipil dan 4 Anggota TNI Tewas

×

Pemusnahan Amunisi di Garut: 9 Warga Sipil dan 4 Anggota TNI Tewas

Sebarkan artikel ini
Ledakan Pemusnahan Amunisi di Garut

SPNews – Pemusnahan Amunisi di Garut, tepatnya di Kawasan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menelan korban.

Peristiwa ini terjadi saat pemusnahan amunisi tidak layak pakai oleh aparat militer, Senin pagi, 12 Mei 2025.

Dikutip dari Metrotvnews.com, ledakan terjadi di lokasi yang biasa digunakan untuk pemusnahan amunisi tidak layak pakai.

Namun, tiba-tiba ada ledakan susulan yang mengakibatkan orang disekitar lokasi tewas.

Baca Juga:  Ini Tahapan dan Mekanisme Pengadaan PPPK Paruh Waktu 2025, Honorer Wajib Tahu!

Dugaan sementara, warga mendekat ke area pemusnahan setelah ledakan pertama, ingin memungut sisa-sisa logam dari amunisi.

Tanpa disadari, masih ada bahan peledak aktif yang kemudian meledak kembali.
Ledakan susulan inilah yang menyebabkan banyak korban jiwa.

Evakuasi dilakukan ke RSUD Pamengpeuk Garut. Pihak keluarga diminta datang untuk proses identifikasi dan pengambilan jenazah.

Baca Juga:  Skema Baru Bantuan Insentif Guru Non ASN 2025: Lebih Luas, Lebih Ketat, Lebih Terarah

Pihak berwenang, termasuk TNI dan Polri, tengah menyelidiki lebih lanjut penyebab insiden ini.

Adapun 13 korban yang tewas akibat insiden ini sebagai berikut:

4 Anggota TNI

Dua perwira menengah TNI yang gugur adalah Kolonel Cpl Antonius Hermawan dan Mayor Cpl Anda Rohanda.

Mereka berada di lokasi saat insiden terjadi. Kemudian korban lainnya atas nama Kopda Eri Priambodo dan Pratu Aprio Setiawan.

Baca Juga:  Konglomerat Indonesia: Dulu 9 Naga, Kini 9 Haji

9 Warga Sipil

Agus Bin Kasmin

Ipan Bin Obur

Anwar Bin Inon

Iyus Ibing Bin Inon

Iyus Rizal Bin Saepuloh

Toto

Dadang

Rustiawan

Endang

“Total ada 13 orang yang meninggal dunia,” kata Kristomei dikutip dari Breaking News Metro TV.***