Sulutplus.news – Mutasi jabatan kembali terjadi di jajaran kepolisian Sulawesi Utara. Kali ini, tongkat komando Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kotamobagu resmi berpindah tangan dari AKP Agus Sumandik, S.E kepada Iptu Ahmad Waafi, S.Tr.K., M.H.
Penunjukan ini merupakan bagian dari rotasi internal yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Sulut Nomor ST/339/VII/KEP/2025, ditandatangani langsung oleh Irjen Pol Roycke Harry Langie pada 29 Juli 2025.
Pergantian jabatan Kasat Reskrim ini menjadi bagian dari strategi penyegaran organisasi yang rutin dilakukan oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Utara.
AKP Agus Sumandik yang sebelumnya menjabat selama lebih dari satu tahun dua bulan, kini mendapat promosi sebagai perwira di Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polda Sulut.
Sementara itu, Iptu Ahmad Waafi dipercaya untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di Satreskrim Polres Kotamobagu.
Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, S.I.K., M.H., telah mengonfirmasi penunjukan tersebut dan menyebut bahwa serah terima jabatan akan dilaksanakan setelah tanggal 8 Agustus 2025.
Profil Iptu Ahmad Waafi: Perwira Muda dengan Rekam Jejak Dinamis
Iptu Ahmad Waafi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 2021. Setelah menyelesaikan pendidikan kepolisian, ia langsung ditugaskan di Polda Sulut dan memulai kariernya di Satuan Samapta.
Penempatan awal ini berlangsung hingga Maret 2022, sebelum ia dipindahkan ke Polres Kotamobagu sebagai Kepala Urusan Pembinaan Operasional (KBO) Reskrim.
Kariernya terus menanjak ketika dipercaya menjadi Kapolsek Kotamobagu Utara. Tak lama kemudian, ia kembali ditarik ke Polda Sulut untuk menjabat sebagai Kepala Unit Kejahatan dan Kekerasan (Kanit Jatanras).
Pengalaman lintas satuan ini menjadi modal penting bagi Iptu Ahmad Waafi dalam menghadapi tantangan baru sebagai Kasat Reskrim.
Harapan Baru untuk Penanganan Kriminalitas di Kotamobagu
Penunjukan Iptu Ahmad Waafi sebagai Kasat Reskrim Polres Kotamobagu membawa harapan baru dalam penanganan kasus-kasus kriminal di wilayah tersebut.
Dengan latar belakang operasional yang kuat dan pengalaman di berbagai unit, ia diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang lebih inovatif dan responsif terhadap dinamika kejahatan lokal.
Kapolres Kotamobagu menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan sebagai bagian dari adaptasi institusi terhadap tantangan zaman.
Iptu Ahmad Waafi dinilai memiliki kapasitas untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
AKP Agus Sumandik: Jejak Prestasi Sebelum Promosi ke Polda Sulut
Selama menjabat sebagai Kasat Reskrim, AKP Agus Sumandik dikenal sebagai perwira yang berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol di wilayah hukum Polres Kotamobagu.
Di bawah kepemimpinannya, Satreskrim menunjukkan performa yang solid dalam penanganan tindak pidana, termasuk kasus-kasus yang menjadi perhatian publik.
Promosi ke Unit Tipidter Polda Sulut menjadi bentuk apresiasi atas kinerja dan dedikasi Agus Sumandik selama memimpin satuan reserse.
Ia kini akan mengemban tugas baru yang lebih spesifik dan strategis dalam menangani tindak pidana tertentu di tingkat provinsi.
Iptu Ahmad Waafi dan Tantangan Kriminalitas Modern
Sebagai Kasat Reskrim yang baru, Iptu Ahmad Waafi dihadapkan pada tantangan kriminalitas yang semakin kompleks.
Dari kejahatan konvensional hingga cybercrime, pendekatan yang adaptif dan berbasis teknologi menjadi kunci keberhasilan dalam penegakan hukum.
Ia diharapkan mampu membangun sistem kerja yang kolaboratif, transparan, dan berbasis data untuk meningkatkan efektivitas satuan reserse.
Dengan semangat profesionalisme dan integritas, Iptu Ahmad Waafi siap membawa Satreskrim Polres Kotamobagu ke arah yang lebih progresif.
Penunjukan ini sekaligus menjadi simbol regenerasi dan pembaruan dalam tubuh kepolisian daerah. (*)












