KOTAMOBAGU – Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kotamobagu, Michael Solat Bibisa, memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim peserta dan panitia pelaksana Matali Cup V 2026.
Pujian ini dilayangkan menyusul suksesnya penyelenggaraan turnamen sepak bola bergengsi tersebut hingga partai puncak.
Laga final yang mempertemukan Amkei Kodim 1303 Bolmong dan PSM Mopusi di Stadion Nunuk Matali baru saja usai dengan atmosfer yang kondusif.
Michael menilai, kelancaran turnamen ini menjadi bukti nyata dari kerja keras dan profesionalisme pihak panitia dalam mengelola kompetisi lokal.
Menurutnya, kesuksesan Matali Cup V tidak hanya dilihat dari lahirnya sang juara baru, melainkan juga dari tingginya sportivitas yang ditunjukkan sepanjang kompetisi.
Kedewasaan penonton dan komitmen dari masing-masing manajemen klub menjadi faktor penentu aman dan tertibnya setiap laga.
“Kami dari jajaran Askot PSSI Kotamobagu mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang terlibat. Menjaga ritme turnamen sebesar ini hingga selesai dengan sukses bukanlah perkara mudah,” ujar Michael.
Menariknya, gairah sepak bola di wilayah ini dipastikan tidak akan berhenti sampai di sini.
Michael membocorkan bahwa Askot PSSI Kotamobagu tengah mempersiapkan agenda kompetisi yang jauh lebih masif dalam waktu dekat sebagai kelanjutan dari pembinaan atlet lokal.
Pihaknya berkomitmen untuk terus menghidupkan atmosfer kompetisi guna memberikan panggung bagi klub-klub lokal unjuk gigi.
Evaluasi positif dari kesuksesan Matali Cup V menjadi modal berharga untuk menyelenggarakan ajang yang berskala lebih luas.
“Setelah suksesnya kompetisi ini, kita tidak akan berhenti. Selesai dari sini, akan ada turnamen yang jauh lebih besar lagi yang sedang kami siapkan, yakni Totabuan Champions League,” ungkap Michael dengan optimistis.
Askot PSSI Kotamobagu berharap konsistensi penyelenggaraan kompetisi berkualitas seperti ini dapat terus dipertahankan pada masa mendatang.
Turnamen yang tertata rapi diyakini mampu menghidupkan ekosistem olahraga sekaligus menggerakkan ekonomi lokal masyarakat di wilayah Bolaang Mongondow Raya.







