Berita Kotamobagu

Dipicu Perselisihan di Medsos, 50 Pemuda Diamankan Polisi di Upai

Sulutplus.News - 

×

Dipicu Perselisihan di Medsos, 50 Pemuda Diamankan Polisi di Upai

Sebarkan artikel ini
Aparat Polres Kotamobagu bersama personel gabungan melakukan pengamanan dan pemantauan di wilayah Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kamis, 24 September 2026 dini hari, setelah sekitar 50 pemuda asal Popo diamankan guna mencegah potensi bentrokan.
Aparat Polres Kotamobagu bersama personel gabungan melakukan pengamanan dan pemantauan di wilayah Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kamis, 24 September 2026 dini hari, setelah sekitar 50 pemuda asal Popo diamankan guna mencegah potensi bentrokan.

KOTAMOBAGU, Sulutplus.news – Aparat Polres Kotamobagu bergerak cepat mencegah potensi bentrokan antarpemuda di wilayah Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kamis, 24 September 2026 dini hari.

Sekitar 50 pemuda asal Desa Popo diamankan polisi setelah diduga datang ke wilayah Upai dan membuat keributan. Pengamanan dilakukan sebelum bentrokan dengan warga setempat terjadi.

SCROLL UNTUK BACA ARTIKEL
ADVERTISEMENT
J Resources - Dirgahayu Republik Indonesia
SCROLL UNTUK BACA ARTIKEL

Penanganan dipimpin langsung Wakapolres Kotamobagu Kompol Romel Pontoh bersama Kabag Ops AKP Rusdin Zima, Kapolsek Kotamobagu Utara Ipda Magenda Dimas Andrianto, serta personel Unit Reaksi Cepat (URC).

Baca Juga:  Kasat Lantas Kotamobagu Edukasi Pelajar SMPN 1 Soal Tertib Lalu Lintas dan Anti-Bullying

“Ada sekitar lima puluh orang anak muda dari Desa Popo yang datang membuat keributan di Desa Upai. Namun telah berhasil diamankan. Situasi saat ini telah aman dan kondusif,” ujar Kompol Romel Pontoh.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara pasti pemicu kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi awal yang disampaikan kepolisian, persoalan diduga bermula dari ketersinggungan di media sosial yang kemudian berkembang hingga sekelompok pemuda mendatangi wilayah Upai.

Baca Juga:  Pemkot Sebut Peran RT dan RW di Kota Kotamobagu dalam Mendukung Pelaksanaan SE2026

Selain persoalan di media sosial, polisi juga menyebut konsumsi minuman keras sebagai salah satu faktor yang masih didalami terkait peristiwa tersebut. Namun, kepolisian belum menyimpulkan faktor tersebut sebagai penyebab tunggal.

Kedatangan kelompok pemuda tersebut berpotensi memicu bentrokan. Namun, aparat kepolisian lebih dulu tiba di lokasi dan melakukan pengamanan sehingga pertikaian dapat dicegah.

Hingga Kamis pagi, situasi di wilayah Upai dilaporkan aman dan kondusif. Personel kepolisian masih disiagakan untuk melakukan penjagaan dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan susulan.

Baca Juga:  Lewat Program MOTABI, Kapolres Kotamobagu Minta Siswa Bijak Bermedsos  

Wakapolres Kotamobagu juga mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri dan menyerahkan setiap persoalan kepada pihak kepolisian.

Masyarakat juga diimbau tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar melalui media sosial, agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

97