Ringkasan Berita:
- Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto edukasi siswa SMPN 4 tentang dampak buruk gadget lewat program MOTABI Sapa KK.
- Penggunaan gawai berlebihan dinilai menurunkan fokus belajar, merusak kesehatan mata, dan mengganggu pola tidur.
- Kapolres juga memperingatkan bahaya hoaks dan cyberbullying, serta mengajak siswa gunakan teknologi untuk hal produktif.
KOTAMOBAGU – Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto mengingatkan pelajar SMP Negeri 4 Kotamobagu tentang bahaya penggunaan gadget secara berlebihan.
Edukasi ini disampaikan dalam program inovatif MOTABI Sapa KK, Senin (22/6/2026).
Program tersebut menjadi langkah kepolisian untuk membangun karakter disiplin sekaligus membentengi generasi muda dari pengaruh buruk teknologi digital.
Dalam arahannya, AKBP Irwanto menekankan bahwa teknologi membawa banyak manfaat jika digunakan bijak. Namun, ketergantungan pada gawai kerap mengganggu fokus belajar dan menurunkan prestasi akademik.
Selain itu, ia menyoroti dampak kesehatan fisik akibat penggunaan gawai berlebihan, seperti gangguan penglihatan dan kualitas tidur.
“Pengaruh negatif di media sosial, seperti hoaks dan cyberbullying, harus diwaspadai,” tegas Irwanto.
Kapolres meminta siswa lebih selektif menyaring informasi dan menjauhi aktivitas digital yang tidak bermanfaat.
Kewaspadaan ini penting agar ruang digital tidak menjadi lahan subur perundungan siber.
Melalui program MOTABI Sapa KK, Polres Kotamobagu berkomitmen mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya generasi muda.
Harapannya, pelajar dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar sehat untuk mengembangkan potensi diri.












