Berita KotamobaguBerita Olahraga

Walikota Cup Kotamobagu 2026 Ditiadakan, Fokus ke Porkot dan Porprov 2027

Sulutplus.News - 

×

Walikota Cup Kotamobagu 2026 Ditiadakan, Fokus ke Porkot dan Porprov 2027

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Olahraga Kotamobagu, Hendra Mokoagow, saat memberikan keterangan terkait rencana pelaksanaan Pekan Olahraga Kota (Porkot) sebagai ajang seleksi atlet menuju Porprov 2027, di sela kegiatan olahraga masyarakat di Kotamobagu.
Kepala Bidang Olahraga Kotamobagu, Hendra Mokoagow, saat memberikan keterangan terkait rencana pelaksanaan Pekan Olahraga Kota (Porkot) sebagai ajang seleksi atlet menuju Porprov 2027, di sela kegiatan olahraga masyarakat di Kotamobagu. Foto: Ist

KOTAMOBAGU, Sulutplus.news – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotamobagu memastikan kompetisi bergengsi Walikota Cup 2027 ini kemungkinan besar tidak akan digelar.

Seluruh perhatian dan sumber daya kini difokuskan pada pelaksanaan Pekan Olahraga Kota (Porkot) sebagai tahapan penting menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027 di Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa.

Kepala Bidang Olahraga, Hendra Mokoagow, menjelaskan Porkot akan dilaksanakan di empat kecamatan di Kotamobagu.

Baca Juga:  Ketua Komisi III Menerima Kunjungan Kerja Komisi III DPRD Kota Bitung

Selain menghadirkan berbagai cabang olahraga, ajang ini juga menyelenggarakan turnamen khusus kategori U23.

“Porkot akan menjadi ajang seleksi pemain terbaik yang nantinya dibawa untuk berlaga di Porprov 2027,” ujar Hendra.

Ia menambahkan, pendanaan kegiatan ini akan diusulkan melalui APBD Perubahan.

Ketua PSSI Kotamobagu, Michael Solat Bibisa, menyambut positif langkah tersebut.

Menurutnya, Porkot bukan sekadar mencari juara, tetapi juga membentuk generasi atlet muda yang siap bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

Baca Juga:  DPRD Kotamobagu Gelar Paripurna HUT Kota Kotamobagu Ke-16

“Untuk cabang sepak bola, saya sangat mendukung rencana ini. Porkot adalah wadah tepat untuk menggali bakat atlet muda,” tegas Michael.

Sekretaris KONI Kotamobagu, Toni Ponongoa, menilai Porkot memiliki peran vital sebagai jembatan pembinaan atlet menuju Porprov.

“Tanpa Porkot, sulit bagi kita mendapatkan atlet yang benar-benar siap bersaing. Karena kepentingan besar ini, keputusan sulit diambil: Walikota Cup tahun ini tidak dilaksanakan,” jelas Toni.

Baca Juga:  Matali Cup V Resmi Dibuka, Michael Bibisa Bagi Bola Gratis 

Ia menambahkan, kerja sama maksimal antara Pemkot dan KONI terus dijalankan agar Porkot berjalan lancar, tertib, dan mampu melahirkan atlet berkualitas.

Keputusan meniadakan Walikota Cup memang mengecewakan sebagian pihak, namun langkah ini dinilai strategis untuk kepentingan jangka panjang.

Porkot diharapkan menjadi wadah pembinaan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap komitmen pemerintah dalam memajukan olahraga daerah.