Berita Sulut

Aksi Heroik Damkar di Mega Mall Diganjar Penghargaan Khusus Gubernur Yulius Selvanus

×

Aksi Heroik Damkar di Mega Mall Diganjar Penghargaan Khusus Gubernur Yulius Selvanus

Sebarkan artikel ini
Gubernur Yulius Selvanus foto bersama dengan 11 personel Damkar Kota Manado di Wisma Negara Bumi Beringin, Senin (18/5/2026). (Foto: Dok. Humas Pemprov Sulut)
Gubernur Yulius Selvanus foto bersama dengan 11 personel Damkar Kota Manado di Wisma Negara Bumi Beringin, Senin (18/5/2026). (Foto: Dok. Humas Pemprov Sulut)

MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, memberikan apresiasi tinggi dan penghargaan khusus kepada 11 personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Manado.

Penghargaan ini diberikan atas aksi heroik mereka dalam menyelamatkan sejumlah pengunjung yang terjebak saat kebakaran hebat melanda Mega Mall Manado pada Sabtu malam (16/5/2026).

Para petugas petarung nyawa tersebut diundang langsung oleh Gubernur ke Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, pada Senin (18/5/2026) siang, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi luar biasa di garis depan pelayanan publik.

Kebakaran yang menimpa pusat perbelanjaan terbesar di Kota Manado tersebut terjadi saat eskalasi pengunjung sedang berada di puncaknya karena momentum akhir pekan.

Di tengah situasi krusial tersebut, Gubernur Yulius memilih untuk memantau situasi secara ketat dari pos komando dan meminta jajaran teknisnya bergerak, alih-alih datang langsung ke lokasi kejadian.

Baca Juga:  Yulius Selvanus Dorong Pemuda GMKI Makassar Siap Sambut Indonesia Emas 2045

Langkah ini diambil berdasarkan pertimbangan manajemen krisis yang matang agar tidak mengganggu jalannya sterilisasi wilayah.

“Saya memang memilih tidak ke lokasi, tetapi saya perintahkan jajaran untuk turun langsung. Saya khawatir jika kepala daerah hadir di tengah kerumunan massa, protokol pengamanan justru berpotensi mengganggu ritme kerja petugas pemadam dan proses evakuasi medis,” ujar Yulius Selvanus di hadapan para personel Damkar, Senin (18/5/2026).

Gubernur mengaku terharu saat menyaksikan laporan video lapangan mengenai bagaimana para petugas menerobos ketebalan asap demi memastikan tidak ada warga yang tertinggal di dalam gedung.

Baca Juga:  BSG RUPS 2026: Vicky Lumentut Resmi Jadi Komisaris Utama  

Selain memberikan pujian, Gubernur Sulut juga menggarisbawahi tantangan struktural yang dihadapi Kota Manado.

Mengingat ibu kota provinsi ini memiliki banyak kawasan padat penduduk dan akses jalan yang sempit, ia meminta mitigasi bencana ke depan harus jauh lebih adaptif.

Peningkatan Kompetensi: Personel Damkar diminta terus mengasah simulasi taktis di ruang sempit dan gedung bertingkat.

Kolaborasi Internal-Eksternal: Manajemen gedung komersial wajib memperkuat sistem proteksi kebakaran mandiri (sprinkler dan hidran).

Lebih lanjut, Gubernur Yulius mendesak manajemen Mega Mall Manado untuk tidak melupakan jasa tim pengamanan internal (security) mereka.

Menurut Gubernur, langkah awal tim sekuriti dalam mengarahkan massa keluar gedung secara teratur terbukti efektif meredam kepanikan massal (mass panic) sebelum armada Damkar tiba.

Baca Juga:  Jaga Stabilitas Harga, Gubernur Yulius Selvanus Hadirkan Pasar Murah Ramadhan di Tutuyan

Meski proses evakuasi dinilai berhasil meminimalkan dampak yang lebih luas, insiden ini menyisakan duka dengan adanya laporan satu korban jiwa yang meninggal dunia.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini,” pungkas Gubernur Yulius.

Apresiasi langsung dari pucuk pimpinan daerah ini diharapkan menjadi suntikan moral yang kuat bagi seluruh petugas penanganan darurat di Sulut untuk terus mengedepankan profesionalisme dan keselamatan publik.