Berita Sulut

Layanan Kesehatan Modern Merata di Era Gubernur Yulius Selvanus 

×

Layanan Kesehatan Modern Merata di Era Gubernur Yulius Selvanus 

Sebarkan artikel ini
Gubernur Yulius Selvanus didampingi Bupati Bolaang Mongondow dan Wakil Bupati menyerahkan bantuan kursi roda bagi lansia, sebagai wujud nyata pemerataan layanan kesehatan hingga pelosok daerah.
Gubernur Yulius Selvanus didampingi Bupati Bolaang Mongondow dan Wakil Bupati menyerahkan bantuan kursi roda bagi lansia, sebagai wujud nyata pemerataan layanan kesehatan hingga pelosok daerah. Foto: Diskominfo Sulut.

MANADO – Sulawesi Utara (Sulut) memasuki babak baru pelayanan kesehatan. Sejak 2025 hingga 2026, komitmen Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay menghadirkan layanan medis modern dan manusiawi mulai dirasakan langsung masyarakat, dari Manado hingga kepulauan.

Dalam berbagai kesempatan, Gubernur Yulius menegaskan kesehatan adalah hak dasar warga. “Tidak boleh ada masyarakat Sulut yang kesulitan mendapat pengobatan. Pelayanan harus maksimal,” ujarnya.

Transformasi nyata terlihat di lapangan: RSUD Bolsel kini berdiri dengan gedung baru, Poliklinik RSUD Manembo-Nembo Bitung diperbarui dengan armada ambulans, RSUD ODSK menghadirkan teknologi DSA (Digital Subtraction Angiography) yang ditangani tim ahli, RS Mata Provinsi membuka klinik eksklusif untuk perawatan mata, dan dua kapal Rumah Sehat BAZNAS beroperasi melayani warga Sangihe serta Talaud.

Baca Juga:  Di SMST ke‑38, Gubernur Yulius Selvanus Dorong GMIM Perkuat Peran Sosial‑Spiritual  

Kabar menggembirakan datang dari Manado: RS Khusus Infeksi Kitawaya resmi melayani pasien BPJS Kesehatan, memberi akses lebih luas tanpa kendala biaya.

Upaya ini berbuah penghargaan National Governance Award (NGA) 2026 kategori Outstanding Province in Life Expectancy Value.

Sulut dinilai berhasil meningkatkan Angka Harapan Hidup (AHH) lewat pemerataan tenaga medis dan digitalisasi layanan.

Baca Juga:  Setahun Kepemimpinan Yulius–Viktor, Sulut Tumbuh di Tengah Tantangan

Sebelumnya, September 2025, Sulut masuk empat besar provinsi paling peduli kesehatan dan gizi masyarakat.

Selain fasilitas, perhatian juga menyasar lansia dan tenaga medis: bantuan kursi roda dan kacamata bagi warga kurang mampu, beasiswa studi dokter untuk meningkatkan kompetensi tenaga medis lokal, serta distribusi alat kesehatan canggih ke puskesmas kecamatan.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sulut, dr. Rima Lolong, menegaskan sinergi pusat dan daerah menjadi kunci.

“Standar pelayanan kini cepat, tepat, dan ramah. Tenaga medis hadir langsung melayani masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Segera Menikah, Berikut Sederet Fakta Elly Lasut dan Melly Karundeng

Dengan transformasi ini, Pemprov Sulut berharap warga tak lagi ragu memanfaatkan fasilitas kesehatan pemerintah, karena kualitas layanan kini setara standar modern.

Analisis lokal menunjukkan kebijakan ini penting bagi daerah kepulauan seperti Sangihe dan Talaud, yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

Kapal Rumah Sehat menjadi simbol pemerataan layanan, sementara digitalisasi di RSUD ODSK menunjukkan Sulut mampu bersaing dengan provinsi besar dalam teknologi medis.