JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) resmi menerima penghargaan bergengsi dalam ajang National Governance Awards (NGA) 2026.
Seremoni penghargaan berlangsung khidmat di The Ritz-Carlton, Jakarta, pada Jumat (24/4/2026).
Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas keberhasilan Sulut dalam mentransformasi layanan publik, terutama melalui penguatan infrastruktur kesehatan dan digitalisasi sistem pemerintahan.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, Sulawesi Utara memiliki rasio dokter yang sangat impresif, yakni 1,4 per 1.000 penduduk.
Angka ini hampir dua kali lipat dari rata-rata nasional yang hanya berada di angka 0,76.
Kekuatan ini dipadukan dengan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Transformasi Puskesmas Digital di Sulut telah memangkas birokrasi melalui rekam medis elektronik dan sistem pendaftaran daring yang terintegrasi.
Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menyatakan bahwa NGA 2026 adalah barometer kinerja kepala daerah dalam menghadapi kompleksitas tantangan global.
Menurutnya, dedikasi dalam pelayanan publik adalah indikator utama penilaian.
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, yang hadir langsung menerima penghargaan tersebut, menekankan bahwa inovasi adalah nafas pelayanan di Bumi Nyiur Melambai.
“Tanpa dinilai pun, kami tetap berbuat yang terbaik bagi rakyat. Ini adalah hasil kerja kolaboratif. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk membangun Sulawesi Utara yang lebih maju dan merata hingga ke pelosok,” ujar Gubernur Yulius saat diwawancarai usai acara.
Meski data BPS menunjukkan tingkat keluhan kesehatan yang rendah, pemerataan teknologi digital di wilayah 3T tetap menjadi prioritas utama dalam rencana strategis provinsi tahun ini.







