MANADO, SulutPlus.news — Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus menegaskan peran mahasiswa sebagai motor utama pembangunan berkelanjutan berbasis ekonomi biru dan hijau.
Pesan itu disampaikan saat menjadi pembicara utama dalam Liga Debat Mahasiswa Sulut 2025 di Ballroom Hotel Luwansa, Manado, Kamis, 26 November 2025. Ribuan mahasiswa dari Unsrat, Unima, IAIN, hingga UT hadir dalam forum tersebut.
Menurut Yulius, konsep ekonomi biru–hijau telah menjadi pijakan dalam RAPBD dan RPJMD Sulut 2026.
Kebijakan ini menekankan pengelolaan sumber daya laut dan darat secara berkelanjutan.
“Mahasiswa adalah garda terdepan pemikiran kritis. Saya berharap mereka menjadi penggerak utama pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Utara,” ujar Yulius.
Ia menambahkan, generasi muda harus tampil sebagai inovator, bukan sekadar pengikut teori. Melalui debat, mahasiswa dilatih mengontrol emosi, menjaga energi, dan berpikir terstruktur.
Selain menghadiri debat, Gubernur Yulius juga tengah menjalani agenda akhir tahun, mulai dari pembahasan RUU Kepulauan di DPR RI, penyerahan DIPA oleh Presiden RI, hingga konsolidasi APBD 2026 bersama Kemendagri.
Sulut, dengan potensi perikanan dan pariwisata bahari, disebut sebagai daerah strategis untuk penerapan ekonomi biru–hijau.***













