BOLMONG – Wakil Bupati (Wabup) Bolaang Mongondow (Bolmong), Dony Lumenta, resmikan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Uuwan, Kecamatan Dumoga Barat, Kamis 19 Desember 2026.
Kegiatan launching SPPG milik Yayasan Bangkit Generasi Nusantara ini, juga dihadiri Kadis Kesehatan Bolmong, I Ketut Kolak, Kapolsek Dumoga Barat, Babinsa dan para Kepala sekolah dan guru penerima program MBG.
Kepala SPPG Desa Uuwan, I Nyoman Triantri, dalam laporan menyampaikan, bahwa pihaknya akan melayani 10 instansi pendidikan dengan total 1.117 siswa sebagai penerima manfaat.

“Penyebaran layanan meliputi sebagian wilayah Kecamatan Dumoga Barat, di antaranya Desa Uuwan, Desa Ikhwan, dan sebagian wilayah Doloduo,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Bolmong, Dony Lumenta menegaskan, bahwa MBG merupakan program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Program ini bertujuan memastikan anak-anak didik memperoleh asupan gizi yang lengkap dan seimbang.
“Program ini bukan sekadar memberikan makanan untuk mengenyangkan. Yang terpenting adalah kandungan gizinya terpenuhi. Dengan porsi yang terukur, kebutuhan nutrisi harian anak-anak harus tercukupi,” tegas Wabup Dony.
Ia juga menekankan bahwa setiap SPPG wajib memiliki petugas gizi yang bertugas mengatur kebutuhan nutrisi harian para penerima manfaat. Hal ini penting agar standar kualitas makanan tetap terjaga.

Wabup Dony juga menambahkan, bahwa berdasarkan petunjuk teknis (juknis) 2025, penerima manfaat MBG mencakup ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, serta peserta didik jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA dengan jumlah lebih dari 62.000 orang. Pada 2026, juknis tersebut diperluas dengan menambahkan guru sebagai penerima manfaat.
Wabup Dony juga mengingatkan kepada Kepala SPPG dan para relawan agar menjalankan tugas secara profesional.
“Saya mengingatkan agar selalu memperhatikan kehigienisan makanan, ketepatan waktu dalam menyiapkan dan menyalurkan, serta menjaga kualitas pelayanan. Ini menyangkut kesehatan dan masa depan anak-anak kita,” tandasnya.***







