Berita Boltim

Empat Orang Hilang di Hutan Agotei Boltim Ditemukan Selamat, Dua Warga Kotamobagu 

Sulutplus.News - 

×

Empat Orang Hilang di Hutan Agotei Boltim Ditemukan Selamat, Dua Warga Kotamobagu 

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan saat melakukan proses evakuasi para survivor dari dalam kawasan Hutan Agotei, Boltim. (Foto: Dok. Istimewa)
Tim SAR Gabungan saat melakukan proses evakuasi para survivor dari dalam kawasan Hutan Agotei, Boltim. (Foto: Dok. Istimewa)

BOLTIM – Operasi pencarian terhadap empat warga yang sempat dilaporkan hilang dan tersesat di kawasan hutan Mintu, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), akhirnya membuahkan hasil.

Tim SAR Gabungan secara resmi berhasil menemukan dan mengevakuasi keempat korban dalam keadaan selamat di kawasan Hutan Agotei, Boltim).

Keberhasilan evakuasi ini menyusul upaya penyisiran intensif yang dilakukan tim penyelamat setelah para korban dilaporkan kehilangan arah akibat medan yang curam.

Berdasarkan data resmi dari Tim SAR Gabungan di lapangan, keempat survivor tersebut kini telah diidentifikasi dan dipastikan dalam penanganan medis pasca-evakuasi.

Baca Juga:  Anggota DPRD Boltim Gelar Reses Di Desa Sumber Rejo
Tim SAR Gabungan mengevakuasi empat warga yang sempat hilang di Hutan Agotei, Boltim. Seluruh korban ditemukan selamat, dua di antaranya warga Kotamobagu.
Tim SAR Gabungan mengevakuasi empat warga yang sempat hilang di Hutan Agotei, Boltim. Seluruh korban ditemukan selamat, dua di antaranya warga Kotamobagu. Foto: Istimewa

Data Identitas Keempat Survivor

Berikut adalah data lengkap keempat warga yang berhasil ditemukan selamat oleh tim gabungan:

Agu Komaling (72 tahun), beralamat di Pinasungkulan.

Ayi Karinda (71 tahun), beralamat di Kotamobagu.

Ferry Kuhu (63 tahun), beralamat di Kotamobagu.

David Pedieroth (48 tahun), beralamat di Kekenturan.

Sebelumnya, pencarian sempat dilakukan secara mandiri oleh pihak keluarga, masyarakat setempat, dan jajaran pemerintah daerah setempat.

Baca Juga:  TOK! Kasasi Ditolak, Aning tetap Dihukum Mati

Dengan telah ditemukannya dan dievakuasinya seluruh korban serta didapatkannya penanganan medis, maka pada pukul 15.15 WITA Operasi SAR KMM resmi diusulkan untuk dihentikan dan ditutup.

Seluruh personel Tim SAR Gabungan selanjutnya kembali melaksanakan siaga rutin.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manado, George Mercy Randang, S.IP., M.A.P., menyampaikan apresiasi tinggi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan ini.

“Terima kasih kepada seluruh personel SAR Gabungan, masyarakat, dan keluarga korban yang telah membantu proses pencarian dan evakuasi. Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi dan kerja sama seluruh pihak,” ujar George Mercy Randang.

Baca Juga:  Kapolres Boltim Kembali Tegaskan Integritas dan Larangan Judol

Keberhasilan operasi ini melibatkan kolaborasi masif dari berbagai unsur di lapangan, meliputi:

  • KPP Manado (5 personel)

  • Pos SAR Kotamobagu (4 personel)

  • Polres Bolaang Mongondow Timur (5 personel)

  • Koramil Modoinding (3 personel)

  • Koramil Kotabunan (4 personel)

  • BPBD Boltim (3 personel)

  • Masyarakat (30 orang)

  • Keluarga korban (4 orang)