Berita Kotamobagu

‎Wali Kota Weny Gaib Beri Imbauan Untuk Tiadakan Hiburan HUT Kemerdekaan Sebagai Empati untuk Korban Tragedi Drag Race


×

‎Wali Kota Weny Gaib Beri Imbauan Untuk Tiadakan Hiburan HUT Kemerdekaan Sebagai Empati untuk Korban Tragedi Drag Race

Sebarkan artikel ini
IMG 20260813 182628 750x375 1

‎‎KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, mengeluarkan imbauan agar seluruh kegiatan yang bersifat hiburan dalam rangka menyambut dan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ditiadakan.
‎
‎Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk empati dan penghormatan kepada keluarga korban tragedi kecelakaan drag race yang terjadi di Sirkuit Non-Permanen, Kelurahan Upai, Kota Kotamobagu, pada 9 Agustus 2026 lalu.
‎
‎Keputusan ini diambil menyusul musibah yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Pemerintah Kota Kotamobagu menilai suasana duka yang masih dirasakan keluarga korban perlu menjadi perhatian seluruh masyarakat.
‎
‎Wali Kota Weny Gaib mengajak masyarakat untuk menunjukkan kepedulian dan solidaritas dengan tidak menggelar kegiatan yang bernuansa hiburan selama momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
‎
‎Menurutnya, peringatan kemerdekaan tetap dapat dilaksanakan dengan kegiatan yang lebih sederhana, khidmat, serta tidak mengurangi rasa hormat terhadap keluarga yang tengah berduka.
‎
‎“Langkah ini kami ambil demi menjaga suasana kebatinan dan menghormati perasaan keluarga masyarakat Kota Kotamobagu dan sekitarnya yang sedang tertimpa musibah,” ujar Weny dalam keterangan resminya.
‎
‎Imbauan tersebut sekaligus menjadi bentuk keprihatinan Pemerintah Kota Kotamobagu atas tragedi yang terjadi dalam pelaksanaan drag race di Kelurahan Upai.
‎
‎“Pemerintah daerah juga mengawal penanganan medis bagi korban luka-luka yang saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Kandouw Manado dan Rumah Sakit Monompia Kotamobagu,” pungkasnya
‎
‎Pemerintah Kota Kotamobagu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan dukungan moril kepada keluarga korban serta mendoakan para korban yang masih menjalani perawatan agar segera diberikan kesembuhan. (***)

3