KOTAMOBAGU – Kehadiran anggota DPRD Kotamobagu sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kotamobagu, DR Ns. Henny Kaseger, M.Kes., M.H., dalam perayaan Lebaran Ketupat di Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, Sabtu (11/4), disambut antusias masyarakat.
Silaturahmi tersebut berlangsung meriah dan penuh kehangatan, diwarnai antusiasme warga yang menyambut langsung wakil rakyat mereka.
Dalam acara yang digelar di tujuh titik meja makan hasil rembukan warga, Henny Kaseger tampak berbaur tanpa sekat.
Ia berjabat tangan, menyapa warga, serta ikut menikmati hidangan khas Lebaran bersama masyarakat dari berbagai etnis.
Kehadirannya dinilai mampu mengobati kerinduan warga sekaligus memperkuat kebersamaan di bawah kepemimpinan Lurah Putra Muh. A. Mokodompit, SH, yang baru dilantik.
Tokoh masyarakat Gogagoman, Drs. Muh. Saleh Zulhaji Pontoh, mengaku bangga atas kesediaan Henny meluangkan waktu untuk hadir.
“Kami sangat terharu, anggota dewan mau datang langsung bersilaturahmi ke kediaman kami,” ujarnya.
Hal senada disampaikan warga Hadija Antu yang menilai Henny sebagai sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat.
“Alhamdulillah torang sangat senang dengan kedatangan Ibu Henny. Dia datang langsung, baku dapa dengan warga, jadi torang merasa diperhatikan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Henny Kaseger menegaskan bahwa kunjungannya merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus berbagi rezeki dengan masyarakat.
Ia juga mengapresiasi kekompakan warga Gogagoman yang menjadikan Lebaran Ketupat sebagai ajang tradisi dan interaksi sosial.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif pemerintah dan masyarakat setempat yang menunjukkan kuatnya kebersamaan dan kekeluargaan,” kata Henny.
Meski jumlah pemilih di Gogagoman tidak signifikan bagi PDI Perjuangan, warga menilai kehadiran Henny sebagai figur baru dalam politik Kotamobagu dapat menjadi kekuatan yang diperhitungkan ke depan. Sosoknya disebut sebagai
“Alpha Woman” yang memiliki jiwa kepemimpinan, mandiri, serta selalu mengedepankan kepentingan masyarakat.
Dengan silaturahmi ini, Lebaran Ketupat di Gogagoman tidak hanya menjadi perayaan tradisi, tetapi juga momentum mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat.









