Berita Boltim

Nuangan Jadi Fokus Pengembangan Pesisir Boltim, Bupati Oskar Dorong Ekonomi Kreatif

Sulutplus.News - 

×

Nuangan Jadi Fokus Pengembangan Pesisir Boltim, Bupati Oskar Dorong Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini
Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, menyampaikan arahan dalam kunjungan kerja di Kecamatan Nuangan, Kamis, 6 November 2025. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sektor perikanan, pariwisata bahari, dan ekonomi kreatif berbasis masyarakat. Foto: Humas Pemkab Boltim, 2025.
Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, menyampaikan arahan dalam kunjungan kerja di Kecamatan Nuangan, Kamis, 6 November 2025. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sektor perikanan, pariwisata bahari, dan ekonomi kreatif berbasis masyarakat. Foto: Humas Pemkab Boltim, 2025.

BOLTIM, SulutPlus.news – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, menegaskan Kecamatan Nuangan memiliki potensi pesisir yang dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Hal ini disampaikan dalam kunjungan kerja pada Kamis, 6 November 2025, yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial dan dialog bersama masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah menyerahkan bantuan berupa santunan duka, dukungan sektor pertanian dan perikanan, ketahanan pangan, administrasi kependudukan, hingga bantuan sosial dari Kementerian Sosial.

Baca Juga:  Usai Melantik, Oskar Manoppo Beri Tiga Tugas Strategis ke Iksan Pangalima

“Semua program ini hanya akan berhasil apabila terjalin kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta seluruh lapisan masyarakat,” tegas Oskar.

Selain itu, ia menekankan tahun 2025 sebagai momentum strategis mempercepat program unggulan, termasuk beasiswa pendidikan melalui APBDes Perubahan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, dan layanan kesehatan terpadu bagi masyarakat pesisir.

Baca Juga:  DPRD Kotamobagu Paripurnakan Perubahan APBD 2025 Tingkat Satu dan Ranperda Perlindungan Anak

Nuangan dikenal sebagai salah satu wilayah pesisir dengan potensi laut yang besar.

Menurut data Dinas Perikanan Boltim (2025), produksi ikan tangkap di wilayah ini mencapai lebih dari 1.200 ton per tahun.

Namun, keterbatasan sarana tangkap modern dan akses pemasaran masih menjadi tantangan utama.

Seorang nelayan lokal, Ahmad L. (45) berharap, pemerintah bisa membantu akses pasar agar hasil tangkapan tidak hanya dijual di tingkat lokal, tetapi bisa menembus pasar regional.

Baca Juga:  Bocah di Boltim Tewas Dimutilasi, Pelaku Dituntut Hukuman Mati

Dialog interaktif yang digelar di akhir kunjungan memperlihatkan kedekatan antara pemimpin dan masyarakat.

Aspirasi warga terkait infrastruktur, pendidikan, dan pertanian ditanggapi langsung oleh Bupati dengan komitmen tindak lanjut sesuai kemampuan anggaran. (*)