BOLMONG – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) selama tiga hari berturut-turut memicu bencana banjir dan banjir bandang di Kecamatan Bolaang, Selasa (27/5/2026).
Sedikitnya empat desa terdampak, yakni Komangaan, Solimandungan I, Solimandungan II, dan Solimandungan Baru.
Peristiwa banjir mulai terjadi sekitar pukul 14.30 WITA. Desa Komangaan dilaporkan mengalami banjir, sementara tiga desa lainnya diterjang banjir bandang akibat meluapnya aliran sungai setelah hujan deras sejak siang.
Ketinggian air mencapai 1–1,5 meter, merendam rumah warga dan menutup akses jalan utama.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bolmong bersama Tagana Dinas Sosial langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi, pendataan, dan kaji cepat.
Hingga malam, petugas masih berjibaku di lapangan meski terkendala hujan yang belum reda serta listrik padam di sejumlah wilayah.
Plt Kepala BPBD Bolmong, Chandra Mokoginta, menyampaikan bahwa proses pendataan belum maksimal.
“Pendataan masih terus dilakukan karena kondisi di lapangan cukup terkendala. Hujan masih turun dan listrik di beberapa wilayah padam,” ujarnya.
Selain BPBD, puluhan personel Brimob dan Kodim 1303 Bolmong juga dikerahkan untuk membantu warga, menjaga keamanan, serta memastikan penanganan darurat berjalan lancar.
Bencana ini tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga menimbulkan kepanikan warga yang tengah bersiap menyambut Idul Adha.
Banyak keluarga harus mengungsi sementara, sementara akses ekonomi dan aktivitas masyarakat lumpuh pasca banjir.
Kebutuhan Mendesak
Petugas mengidentifikasi sejumlah kebutuhan prioritas bagi warga terdampak, antara lain:
-Air bersih
-Makanan siap saji
-Alat berat excavator untuk membersihkan material kayu dan lumpur




