Ringkasan Berita:
- Konni Balamba resmi terpilih sebagai Ketua PWI Kota Kotamobagu periode 2026-2029 dalam Konferensi IV di Gedung Kominfo.
- Fokus kepengurusan baru adalah penguatan internal organisasi, peningkatan mutu wartawan, dan menjaga independensi pers.
- Ketua PWI Sulut, Sintya Bojoh, mengingatkan pentingnya bersinergi dengan pemerintah tanpa kehilangan daya kritis.
KOTAMOBAGU – Konni Balamba resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Kotamobagu periode 2026-2029.
Penetapan dilakukan dalam Konferensi IV PWI Kotamobagu yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Kominfo, Jumat (26/6/2026).
Konni terpilih melalui mekanisme sidang pleno sesuai tata tertib organisasi.
Forum tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu, pengurus PWI Sulawesi Utara, serta seluruh anggota PWI setempat.
Selain menjadi ajang suksesi, konferensi juga menjadi ruang evaluasi program kerja dan perumusan arah kebijakan strategis organisasi untuk menghadapi tantangan pers daerah tiga tahun ke depan.
Isu utama yang mengemuka adalah penguatan profesionalisme wartawan, independensi organisasi, serta kontribusi pers dalam mengawal pembangunan daerah.
Ketua terpilih, Konni Balamba, menegaskan visi kepengurusannya berfokus pada konsolidasi internal dan peningkatan kapasitas anggota.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Saya berkomitmen memajukan PWI Kotamobagu dalam periode kepemimpinan ke depan,” ujarnya seusai penetapan hasil sidang.
Konni juga menekankan pentingnya menjaga integritas profesi dalam menyajikan produk jurnalistik.
Menurutnya, pers daerah harus teguh pada prinsip informasi akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada publik.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PWI Sulut, Sintya Bojoh, mengingatkan pengurus baru mengenai peran pers sebagai pilar keempat demokrasi.
“Ketua terpilih diharapkan mampu membawa organisasi ke arah positif, bersinergi dengan pemerintah, namun tetap kritis terhadap hal-hal yang perlu dikritisi,” tegasnya.
Konferensi IV ini menjadi momentum penting bagi ekosistem media di Kotamobagu.
Dengan kepengurusan baru, PWI diharapkan mampu menjawab tuntutan kualitas jurnalisme yang sehat dan berdampak nyata bagi literasi masyarakat.






