Berita Olahraga

Winona Karamoy Tampil Berani, Kalah Tipis dari Emmabel Cassandra di Byon Combat Showbiz 4 Malaysia

×

Winona Karamoy Tampil Berani, Kalah Tipis dari Emmabel Cassandra di Byon Combat Showbiz 4 Malaysia

Sebarkan artikel ini
Debut internasional Winona Karamoy di Byon Combat 7 berakhir dengan kekalahan tipis dari Emmabel Cassandra, tetapi ia bangga bisa menyelesaikan empat ronde penuh. (Foto: IG Byon Combat)
Debut internasional Winona Karamoy di Byon Combat 7 berakhir dengan kekalahan tipis dari Emmabel Cassandra, tetapi ia bangga bisa menyelesaikan empat ronde penuh. Foto: IG Byon Combat

KUALA LUMPUR – Petinju sekaligus influencer asal Indonesia, Winona Karamoy, menunjukkan keberanian luar biasa meski harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah, Emmabel Cassandra, dalam ajang Byon Combat Showbiz 4 di World Trade Center (WTC), Kuala Lumpur, Sabtu (24/5/2026).

Meski kalah tipis lewat majority decision, penampilan Winona menjadi sorotan karena mentalitasnya meladeni atlet Muay Thai profesional di kandang lawan.

Pertarungan bertajuk Influencer Women Boxing Bout ini termasuk salah satu dari 12 laga bergengsi yang memadukan teknik kick-striking dan tinju konvensional.

Baca Juga:  Gubernur Sulut Buka Gubernur Cup 2025, Lapangan Tenis Gratis untuk Atlet Muda

Jalannya Laga: Adu Nyali di Ring WTC

Sejak ronde pertama, Winona tampil agresif dengan kombinasi jab dan hook. Emmabel, berbekal latar belakang Muay Thai, tampil disiplin menjaga jarak dan mengatur tempo.

Pertarungan berlangsung sengit selama empat ronde penuh. Ketangguhan fisik Winona sempat membuat publik Malaysia tegang, namun akurasi pukulan Emmabel di momen krusial memberi keunggulan tipis di mata juri.

Teknis vs Mental

Secara teknis, Winona menunjukkan peningkatan defensif yang signifikan. Namun, menghadapi atlet aktif seperti Emmabel menuntut pengalaman internasional lebih banyak.

Baca Juga:  Ambisi Manny Pacquiao di Usia 46 Tahun, Lawan Mario Barrios demi Sebuah Catatan Sejarah

“Winona tampil luar biasa untuk ukuran debutan. Dia tidak gentar menghadapi tekanan suporter lawan. Ini modal mental yang kuat bagi petinju wanita Indonesia,” ujar seorang pengamat olahraga bela diri.

Usai laga, Winona tetap memancarkan energi positif. Baginya, menyelesaikan empat ronde melawan atlet profesional adalah pencapaian personal yang membanggakan.

“Jujur, saya sempat ragu apakah bisa bertahan sampai ronde keempat. Tapi ternyata saya bisa melakukannya,” ungkap Winona dengan nada haru.

Baca Juga:  Nasib Timnas Indonesia di Tengah Keputusan Kontorversi AFC

Ia juga memuji rivalnya: “Terima kasih untuk Emmabel, dia lawan yang hebat, cantik, dan sangat kuat.”

Kekalahan ini tidak menghentikan langkah Winona. Sebaliknya, debutnya di panggung internasional mempertegas bahwa industri sportainment Asia Tenggara sedang tumbuh pesat.

Bagi publik Indonesia, sportivitas Winona adalah cerminan atlet sejati: menerima kekalahan sebagai bagian dari proses pendewasaan karier, sekaligus membawa kebanggaan tersendiri bagi tanah air.