Berita Nasional

Menanti Suksesor Wakapolri Komjen Ahmad Dofiri

×

Menanti Suksesor Wakapolri Komjen Ahmad Dofiri

Sebarkan artikel ini
Komjen Ahmad Dofiri
Komjen Ahmad Dofiri

Sulutplus.news – Pergeseran jabatan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) tengah memasuki babak baru.

Seiring Komjen (Purn) Ahmad Dofiri sudah purnatugas, proses pemilihan penggantinya banyak dinanti publik dan internal institusi Polri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengantongi daftar nama perwira tinggi (Pati) yang dinilai memiliki kompetensi dan integritas mumpuni untuk menduduki posisi strategis tersebut.

Nama-nama terpilih akan segera disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendapatkan keputusan final.

Baca Juga:  Tarif Listrik Juli 2025 Resmi Ditetapkan: Berikut Rinciannya Berdasarkan Golongan

Irjen Sandi Nugroho selaku Kepala Divisi Humas Polri menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara teliti dan ketat, dengan menekankan dedikasi serta rekam jejak profesional calon pengganti Komjen Dofiri.

“Yang dipilih nanti adalah sosok berdedikasi tinggi, berintegritas, dan mampu meneruskan stabilitas kinerja Polri,” ujar Sandi dalam keterangannya kepada media, Jumat, 18 Juli 2025.

Baca Juga:  Diduga Aliran Dana Korupsi Jhonny G Plate Mengalir ke Tiga Partai Politik, Ini Kata Mahfud

Hingga kini, masyarakat diminta bersabar menanti pengumuman resmi.

Polri memastikan akan menyampaikan hasil seleksi begitu proses penunjukan selesai dilakukan.

Rekam Jejak Komjen Ahmad Dofiri: Teladan dalam Kepemimpinan

Komjen Dofiri resmi mengakhiri masa tugasnya usai memasuki usia pensiun ke-58 pada 4 Juni 2025.

Karier panjangnya mencakup berbagai jabatan strategis, di antaranya sebagai Irwasum dan Kabaintelkam Polri.

Baca Juga:  Tiga Alasan Mengapa “CPNS 2025 Kapan Dibuka” Terus Trending di Google, Meski Jadwal Belum Resmi Diumumkan

Dikenal sebagai sosok tenang dan sistematis, Dofiri mampu menciptakan suasana kerja yang kondusif dan stabil.

Dilantik sebagai Wakapolri pada 13 November 2024, ia menjalankan mandatnya dengan pendekatan yang harmonis namun tetap tegas, terutama dalam hal manajemen internal dan peningkatan profesionalisme aparat di lapangan.***