MANADO – Kehadiran Kapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim), AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si., dalam pelantikan Pengurus Ormas Adat dan Budaya Waraney Tanah Toar Lumimuut (TTL) periode 2026–2031 menegaskan komitmen kuat sinergi antara kepolisian dan lembaga adat di Sulawesi Utara.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Sekretariat DPB Waraney TTL, Jalan Piere Tendean, Kota Manado, Sabtu, 25 Juli 2026.
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum sekaligus Tonaas Wangko Waraney TTL, Audy Jimmy Malonda.
Sejumlah tokoh penting hadir dalam agenda ini, di antaranya Ketua PWI Sulawesi Utara Sintya Christin Bojoh, Kepala Badan Kesbangpol Sulut Johnny Alfriets Alexander Suak, serta jajaran pengurus adat dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan menekankan bahwa pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak dapat bergantung sepenuhnya pada aparat kepolisian semata.
“Keamanan dan ketertiban tidak bisa hanya dibebankan pada polisi. Kami membutuhkan dukungan dari para tetua adat dan tokoh masyarakat untuk menyelesaikan persoalan di lingkungan masyarakat adat sebelum meluas,” tegas AKBP Golfried.
Ia menambahkan, Waraney TTL memegang peran strategis sebagai perekat persatuan dan penjaga nilai budaya. Keberadaannya dinilai mampu meredam potensi konflik sosial sekaligus memperkuat stabilitas serta harmoni di tengah masyarakat Sulut yang beragam.
Di luar sesi formal, kepemimpinan humanis AKBP Golfried turut mencuri perhatian. Ia berbaur hangat bersama para tetua adat, berdialog dengan pengurus muda, dan menyapa warga yang hadir. Sikap terbuka ini menjadi bagian dari upaya Polri membangun kepercayaan publik melalui komunikasi emosional yang erat.
Sementara itu, Ketua Umum Waraney TTL, Audy Jimmy Malonda, menegaskan kesiapan organisasinya untuk mendukung terciptanya kondusivitas wilayah melalui program kerja yang konkret.
“Kita tidak hanya berbicara tentang pelestarian adat dan budaya, tetapi juga bagaimana adat dapat bersinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan dalam mewujudkan Sulawesi Utara yang maju, aman, dan stabil,” ujar Audy.
Momen ini juga mengukuhkan kepengurusan definitif Waraney TTL hingga tingkat Wanua (Desa). Untuk DPD Kota Manado, kepemimpinan dipercayakan kepada Arthur Lembong, sedangkan DPD Kota Bitung dipimpin oleh Juliedy M. Palenewen, S.E., S.H., M.M.
Dengan terisinya struktur kepengurusan di wilayah Minahasa, Minahasa Utara, Sonder, Likupang Barat, Wenang, Lolak, dan daerah lainnya, Waraney TTL diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dan Polri dalam menjaga kelestarian budaya dan Kamtibmas selama lima tahun ke depan.










