Sulutplus.news – Apple resmi menghadirkan MacBook Neo ke pasar Indonesia melalui distributor resmi iBox, Blibli, dan Digimap.
Laptop terbaru ini sudah bisa dipesan secara pre-order dengan harga mulai Rp10,749 juta dan akan tersedia pada 22 Mei 2026.
MacBook Neo menjadi varian paling ekonomis dari jajaran MacBook, hadir dengan pilihan memori 256GB dan 512GB serta empat warna atraktif: citrus (kuning), blush (abu-abu), indigo (biru), dan silver (perak).
Bobotnya hanya sekitar 1,2 kilogram, menjadikannya salah satu laptop paling ringan di kelasnya.
Apple membekali perangkat ini dengan chip A18 Pro, prosesor yang sama digunakan pada iPhone 16 Pro dan 16 Pro Max.
Performa chip ini diklaim 50 persen lebih cepat dibandingkan PC terlaris dengan prosesor Intel Core Ultra 5, serta hingga 3 kali lebih cepat untuk beban kerja berbasis AI.
John Ternus, Wakil Presiden Senior Apple untuk Engineering Hardware, menyebut MacBook Neo sebagai laptop revolusioner.
“Dibangun dari awal untuk lebih terjangkau bagi banyak orang, MacBook Neo adalah laptop yang hanya Apple dapat ciptakan,” ujarnya saat peluncuran global pada Maret lalu.
Laptop ini dilengkapi layar Liquid Retina 13 inci dengan resolusi 2408 x 1506 piksel, kecerahan 500 nits, dan dukungan 1 miliar warna.
Apple juga menambahkan lapisan anti-refleksi untuk kenyamanan visual di berbagai kondisi pencahayaan.
Selain itu, MacBook Neo menghadirkan Magic Keyboard, trackpad Multi-Touch, GPU terintegrasi 5-core, serta Neural Engine 16-core untuk mendukung fitur Apple Intelligence.
Konektivitasnya mencakup Wi-Fi 6E, Bluetooth 6, dan jack headphone untuk audio kabel.
Harga Resmi di Indonesia
Varian 256GB: Rp10,749 juta
Varian 512GB: Rp12,299 juta
Kehadiran MacBook Neo menandai strategi baru Apple dalam merambah segmen pasar menengah.
Dengan harga lebih terjangkau, Apple berupaya memperluas basis pengguna Mac di Indonesia, terutama kalangan pelajar, pekerja kreatif, dan profesional muda yang membutuhkan laptop ringan namun bertenaga.
Langkah ini juga menjadi respons terhadap tren global di mana laptop dengan dukungan AI semakin diminati.
Dengan chip A18 Pro dan integrasi Apple Intelligence, MacBook Neo berpotensi menjadi pionir laptop ekonomis yang tetap menawarkan pengalaman premium khas Apple.



