Vivo resmi menjadwalkan peluncuran flagship terbarunya, Vivo X300 Ultra, pada 30 Maret 2026 di China.
Ponsel ini digadang-gadang membawa kamera hasil kolaborasi dengan Zeiss, baterai jumbo, serta performa kelas atas yang menargetkan segmen premium. Acara peluncuran juga akan menghadirkan Vivo X300S sebagai varian lebih terjangkau.
Informasi resmi dari Vivo China menegaskan bahwa kolaborasi dengan Zeiss bukan sekadar branding, melainkan integrasi teknologi optik yang diharapkan mengubah pengalaman fotografi mobile.
Bocoran pra-peluncuran menyebutkan konfigurasi kamera belakang dengan sensor utama 200MP Sony LYT-901, kamera periskop telefoto 200MP, serta dukungan zoom hingga 400mm.
Jika benar, X300 Ultra berpotensi menjadi salah satu ponsel kamera paling agresif di kelas flagship.
Perangkat ini dikabarkan menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm, dengan dukungan RAM hingga 16GB.
Benchmark awal menunjukkan skor tinggi untuk gaming, pemrosesan AI, dan multitasking. Vivo juga menyiapkan beberapa varian memori, mulai dari 12GB RAM + 256GB hingga 16GB RAM + 512GB.
Harga perkiraan di China mencapai CNY 7.500 atau sekitar ₹1,01,000, menempatkan X300 Ultra di segmen premium yang bersaing langsung dengan Samsung Galaxy S25 Ultra dan iPhone 16 Pro Max.
Layar berukuran lebih dari 6,8 inci dengan resolusi 2K+ dan refresh rate 144Hz diperkirakan menjadi daya tarik lain, mendukung pengalaman visual halus untuk scrolling, bermain gim, dan menonton video.
Kapasitas baterai 6.600mAh dengan fast charging juga disebut akan menjadi nilai tambah penting, terutama bagi pengguna yang membutuhkan performa tinggi tanpa sering mengisi ulang.
Meski spesifikasinya terlihat menjanjikan, sebagian besar informasi saat ini masih berasal dari bocoran dan listing benchmark.
Detail final seperti konfigurasi kamera, opsi warna, fitur software, dan harga resmi di luar China masih menunggu konfirmasi saat peluncuran.
Untuk pasar India dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, debut biasanya menyusul beberapa pekan setelah rilis di China.
Analis pasar menilai kehadiran X300 Ultra akan memperkuat tren fotografi mobile, yang di Indonesia semakin relevan bagi komunitas kreator konten dan fotografer lokal.



