BOLSEL – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) resmi menyatakan kesiapan penuh dalam menyongsong perhelatan akbar Konferensi PWI Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026 mendatang.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen daerah dalam memperkuat pilar demokrasi di Bumi Nyiur Melambai.
Ketua PWI Bolsel, Viko Karinda, menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar pergantian pengurus, melainkan ajang krusial untuk mengevaluasi marwah jurnalistik di Sulut.
Viko menjelaskan bahwa jajaran PWI Bolsel akan mengambil peran aktif, baik secara administratif maupun partisipasi gagasan.
Ia menilai konferensi tingkat provinsi merupakan titik balik bagi wartawan di kabupaten/kota untuk bersinergi.
“Kami di Bolsel tidak hanya hadir sebagai pelengkap. Kami membawa misi untuk memastikan konferensi ini menghasilkan program kerja yang progresif,” ujar Viko saat ditemui di sekretariat PWI Bolsel, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, tantangan pers di tahun 2026 semakin kompleks dengan masifnya disinformasi. Oleh karena itu, konsolidasi antar-pengurus daerah menjadi kunci utama menjaga kepercayaan publik terhadap produk jurnalistik resmi.
Viko Karinda menambahkan bahwa keberhasilan agenda ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas kabupaten/kota. PWI Bolsel berkomitmen menjaga citra positif organisasi sepanjang tahapan konferensi berlangsung.
“Kolaborasi adalah harga mati. Kami optimistis, 1dengan dukungan dari rekan-rekan di daerah lain, Konferensi PWI Sulut 2026 akan melahirkan pemimpin yang mampu mengayomi seluruh insan pers di Sulut,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, koordinasi intensif antara PWI kabupaten/kota dan panitia tingkat provinsi terus berjalan guna mematangkan teknis pelaksanaan di lokasi yang akan ditentukan kemudian.

