Berita Bolmong

Pemkab Bolmong Raih Penghargaan Gerakan Pangan Murah Terbaik ke Tiga Nasional

Sulutplus.News - 

×

Pemkab Bolmong Raih Penghargaan Gerakan Pangan Murah Terbaik ke Tiga Nasional

Sebarkan artikel ini
IMG 20240729 WA0007 696x522 1 1

sulutplus.news, BOLMONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) menerima penghargaan terbaik ketiga nasional sebagai pelaksana Gerakan Pangan Murah (GPM) tahun 2023.

Penghargaan tersebut diberikan pada Festival Pangan Nusantara Tahun 2024 Badan Pangan Nasional menyelenggarakan BAPANAS Awards 2023.

Penghargaan tersebut diterima Pj Bupati Bolmong yang diwakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bolmong I Wayan Mudiyasa yang berlangsung di Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu malam 28 Juli 2024.

Baca Juga:  Pemkab Bolmong Sukses Gelar Upacara Peringatan HUT RI ke-78

Penghargaan diberikan kepada sejumlah daerah mulai provinsi hingga tingkat kabupaten dan kota sebagai bentuk apresiasi Bapanas atas peran dan dukungan terhadap kegiatan  Badan Pangan Nasional, terutama dalam pengendalian inflasi dan upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Dalam kesempatan tersebut, I Wayan Mudiyasa menyampaikan ucapan terima kasih atas kolaborasi dengan berbagai pihak turut mendukung sehingga Kabupaten Bolmong masuk tiga besar terbaik secara nasional dalam dalam pengendalian Inflasi 2023.

Baca Juga:  Wujud Syukur, Koperasi Produsen Perintis Tanoyan Sumbang Dua Ekor Sapi Kurban 

“Terima kasih atas kolaborasi selama ini kepada, Bulog dan para distributor pangan atas capaian masuk terbaik ketiga nasional dalam pengendalian inflasi di tahun 2023. Terima kasih bapak Bupati dan bapak sekda arahan dan petunjuk selama ini,” ucap Mudiyasa.

Penghargaan ini diberikan langsung kepala Bapanas Arif Prasetyo Adi didampingi Kementan dan Satgas Pangan

Baca Juga:  Pengurus KNPI Kecamatan se-Bolmong Resmi Dilantik    

Kepala Bapanas berpesan agar prestasi ini terus ditingkatkan. Selain itu para pimpinan daerah diharapkan tetap fokus untuk pengendalian inflasi terutama melaksankan GPM secara rutin setiap pekan.

“Pemerintah daerah juga dapat mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan GPM, serta melibatkan sponsor atau dunia usaha yang ada di daerah masing-masing,” ujarnya.*